Jumat, 19 Agustus 2011

SIRAMAN AIR WUDLU DAPAT MELIBAS RIBUAN BAKTERI DAN VIRUS

''Siraman air, minimal lima kali sehari ternyata dapat mendatangkan mamfaat khusus, terlebih jika dilakukan menjelang waktu ibadah. Di antara mamfaat yang menakjupkan itu karana ternyata dapat melibas ribuan bakteri dan virus''

     Berwudu tidaklah hanya sebagai suatu perintah ritual formal dalam menghilangkan - yang di sebut - hadats kecil, di dalamnya juga ternyata mengutamakan unsur kesehatan. Artinya, pada bagian-bagian yang dibasuh dalam pelaksanaan wudu merupakan titik-titik penting bagi peremajaan tubuh. Di lain pihak, juga merupakan pintu masuk bagi ribuan kuman, virus dan bakteri. Disitulah wudu menangkalnya.


Hasil Penelitian
     Dr. Magomedov, asisten pada lembaga General Hygiene and Ecology (Kesehatan Umum dan Ekologi) di Daghestan State Medical Academy, dalam artikelnya menjelaskan tentang bagaimana wudu dapat menstimulasi irama tubuh alami. Rangsangan ini muncul pada seluruh tubuh, khususnya pada area yang di sebut Biological Active Spots (BASes) atau titik-titik aktif biologis. Menurut riset ini, BASes mirip dengan titik-titik refleksologi Cina. Bedanya, untuk menguasai titik-titik refleksi Cina dengan tuntas paling tidak dibutuhkan waktu 15-20 tahun. Bandingkan dengan praktek wudu yang hanya sederhana dan hanya dengan waktyu sanhgat sebentar. Yang lainnya, refleksologi hanya berfungsi menyembuhkan, sedangkan wudu juga sangat efektif mencegah masuknya bibit penyakit. Menurut Beliau yang juga menguasai ilmu refleksologi Cina ini, bahwa 61 dari 65 titik refleks Cina adalah bagian tubuh yang di basuh air wudu. Lima lainnya terletak antara tumit dan lutut, dimana bagian ini juga merupakan area wudu yang tidak di wajibkan.
     Sistem metabolisme tubuh manusia terhubung dengan jutaan syaraf yang ujungnya tersebar di sepanjang kulit. Guyuran air wudu dalam konsep pengobatan modern adalah hidro-massage  alias pijat dengan memamfaatkan air sebagai media penyembuhan.
     Ketika membasuh area wajah misalnya, pijatan air akan memberi efek positip pada usus, ginjal, dan sistem syaraf  maupun reproduksi. Membasuh kaki kiri berefek positif  pada kelenjar pituitari, otak yang mengatur fungsi-fungsi kalenjer endoktrin (kalenjer yang bertugas  mengatur pengeluaran hormon dan mengendalikan pertumbuhan). Di telinga terdapat ratusan titik biologis yang akan menurunkan tekanan darah dan mengurangi sakit gigi jika di basuh air wudu.
     Dalam buku Prayers : a Sport  for the Body and Soul ( Sholat : Olahraga untuk Jasmani dan Rohani), Mokhtar Salem  menjelaskan bahwa wudu bisa mencegah kanker kulit . Kanker ini lebih banyak disebabkan oleh bahan-bahan kimia yang setiap hari menempel dan terserap oleh kulit.  Cara paling efektif untuk mengenyahkan risiko ini adalah membersihkannya secara rutin. Berwudu lima kali sehari adalah antisipasi yang lebih dari cukup. 
     Dalam bukunya tersebut, Salem mengatakan, membasuh wajah meremajakan sel-sel kulit muka dan membantu mencegah munculnya keriput. Selain kulit, wudu juga meremajakan  selaput lendir yang menjadi gugus depan pertahanan tubuh.  Peremajaan menjadi penting karena salah satu tugas utama lendir ibarat membawa contoh benda asing yang masuk kepada dua senjata pamungkas yang sudah dimiliki manusia secara alami, yaitu limfosit T (sel T) dan limfosit B (sel B). keduanya bersiaga di jaringan limfoit dan sistem getah bening  dan mampu menghancurkan penyusup yang berniat buruk terhadap tubuh. Bayangkan jika fungsi mereka terganggu. Sebaliknya, wudu dapat meningkatkan daya kerja mereka. 
     Pintu masuk lainnnya adalah lubang hidung.  Dalam wudu disunnahkan menghirup air dari hidung dan di keluarkan lewat mulut. Cara ini adalah penangkal efektrif ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut), TBC, dan kanker nasofaring secara dini. 
     Seorang muslim disarankan mengambil air wudu tidak hanya ketika akan salat, tetapi juga di waktu-waktu yang lain. Kalau bisa upayakan untuk terbiasa untuk tetap tidak batal wudu, dalam artian ketika kita batal segeralah berwudu lagi, sehingga disamping kondisi tubuh kita senantiasa dalam keadaan tetap suci juga dapat terhidar penyakit kulit yang tidak kita inginkan.
    Uraian di atas merupakan fungsi-fungsi wudu bagi fisiologis, tetapi juga dengan berwudu dapat efektif mengendsalikan emosi. Subhaanallah... Apapun yang telah Allah perintahkan, tentu memberi banyak mamfaat dan solusi tanpa meninggalkan risiko. (cakThoL, dari, Posmo, 332, dengan sedikit perubahan bahasa)
     

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar